Silahkan hubungi nomor 085200311103 untuk kebutuhan tentang Makanan, Shuttle Bus, Rumah Makan dan Oleh-oleh serta Tenda Camping, Klik tombol WhatsApp dibawah.

Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan Sosial

Silahkan hubungi nomor kami untuk kebutuhan tentang Makanan, Shuttle Bus, Rumah Makan dan Oleh-oleh serta Tenda Camping, Klik tombol WhatsApp dibawah.

Arti Lambang Korps Nasional Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan Sosial.

  • Segitiga berwarna orange ditengah adalah lambang penanggulangan bencana dunia (Internasional).
  • Warna dasar putih ditengah adalah bermakna kenetralan.
  • Warna merah berbentuk lingkaran dibagian paling dalam adalah responsive aktif untuk segala situasi bencana.
  • Lingkaran berwarna merah putih adalah bermakna bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Lingkaran luar berwarna hitam dengan tulisan Penanggulangan Bencana Indonesia adalah bermakna ikatan/satuan.

Korps Nasional Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan Sosial adalah induk ikatan seluruh korps gugus tugas  satuan penanggulangan bencana bidang bantuan sosial meliputi Satgasus Posko, Satgasus Logistik, Satgasus Rescue, Satgasus TRC dan Satgasus Pelayanan Sosial Kemanusiaan yang berlaku secara Nasional. Dasar Pembentukan Korps Nasional Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan sosial  adalah deklarasi Nasional  Penanggulangan Bencana Nasional tanggal 20 Desember 2004 di Cibubur yang diikuti oleh wakil-wakil propinsi unsur penanggulangan bencana dari 31 propinsi seluruh Indonesia.

Arti Tagana

Tagana adalah relawan dari masyarakat yang memiliki kepedulian dan aktif dalam penanggulangan bencana bidang bantuan sosial, Tagana merupakan perwujudan dari penanggulangan bencana bidang bantuan sosial berbasis masyarakat.

Tagana identik dengan penangananan tentang bencana. Di kalangan masyarakat umum yang sudah memahami tugas dan fungsi Tagana tentunya tidak asing lagi jika di suatu tempat terjadi bencana disitu terdapat personil Tagana. Tagana garda terdepan jika saat bencana terjadi. Diharapkan tidak sampai memakan waktu satu jam setelah bencana terjadi Tagana sudah berada di lokasi. Kedatangan atau kehadiran Tagana di lokasi bencana minimal dengan tugas utama untuk Assessment awal.

Contoh Formulir Data Assessment Tagana

Data Assessment Tagana

Kabupaten :…………………………..

-*Nama Assessor*- : ……………………………

*Data Kejadian Bencana*

-*Jenis Bencana *- : ……………………………….

-*Hari/Tanggal/Jam*- : …………………………………..

-*Lokasi*- : …………………………..

-*Cakupan Dampak Bencana*- : …………………………..

-*Penyebab*- : ……………………………

-*Kronologi*- : ……………………………

-*Kondisi Cuaca Terkini*- : ……………………………….

*Data Kerusakan*

-*Sektor*- : …………………………………..

-*Jenis*- : ……………………………………

-*Uraian Kerusakan*- : …………………………..

-*Jumlah*- : ………………………………..

*Data Korban*

-*Nama*- : ……………………..

-*Usia*- : ………………………

-*L/P*- : …………………….

-*Pekerjaan*- : ……………………..

-*Agama* – : …………………….

-*Pendidikan*- : …………………….

-*Kerentanan*- : ………………….

-*Kondisi Korban*- : ……………………

-*Riwayat Kesehatan*- : ……………………..

-*Nama*- : …………………….-*Usia*- : ………………………-*L/P*- : ……………………-*Pekerjaan*- : ……………………..-*Agama* – : …………………….-*Pendidikan*- : …………………….-*Kerentanan*- : ………………….-*Kondisi Korban*- : ……………………-*Riwayat Kesehatan*- : ……………………..

*Nama*- : …………………….

-*Usia*- : ………………………

-*L/P*- : …………………..

.-*Pekerjaan*- : ……………………..

-*Agama* – : …………………….

-*Pendidikan*- : …………………….

-*Kerentanan*- : …………………

.-*Kondisi Korban*- : ……………………

-*Riwayat Kesehatan*- : ……………………..

*Hasil Analisa*

-*Penanganan yang sudah dilaksanakan*- : ……………………………………………………………….

-*Kebutuhan Mendesak*- : ………………………………………………………

-*Rekomendasi Tindak Lanjut*- : ………………………………………………………..

-*Kerugian*- : ……………………………………………….

-*Potensi Ancaman Susulan*- : ………………………………………….

-*Sumber Berita/CP*- : …………………………………………

-*Potensi yang Terlibat*- : ………………………………………………

-*Dokumentasi*- : ………………………………………….

Catatan : Untuk Form *Data Korban* bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan.

Info Tambahan :  Satgasus Posko Tagana Indonesia
Bagikan: